Pages

Banner 468 x 60px

Bagaimana Cara Merayu

0 komentar
Merayu pada dasarnya merupakan cara untuk bertemu calon pasangan dan melihat dalam waktu singkat apakah kedua orang tersebut cocok. Dalam beberapa situasi, seperti di pesta atau acara lainnya, merayu merupakan satu-satunya cara untuk membuka pintu bagi suatu hubungan romantis dengan seseorang yang tidak anda kenal dan mungkin tidak akan pernah melihatnya lagi. Oleh karena itu, merayu adalah keterampilan yang sangat penting. Meskipun sebagian orang merasa gugup untuk melakukannya, ada seni merayu, dan seni tersebut dapat dipelajari.




Berikut ini beberapa petunjuk "bagaimana cara merayu".

1. Turunkan harapan anda. Merayu itu menyenangkan, tapi hanya jika anda tidak menganggapnya terlalu serius. Banyak kali anda hanya akan merayu seseorang dalam waktu singkat dan mungkin tak akan pernah berbicara dengannya lagi. Jika anda merayu dan berharap untuk berkencan atau bahkan menikahi orang yang anda rayu, anda akan sangat kecewa, dan anda mungkin akan tampak sedikit putus asa. Ingat, anda hanya merayu saja.

2. Membuat diri anda kelihatan dapat didekati. Rileks dan tersenyum. Gunakan bahasa tubuh anda untuk memberi sinyal bahwa anda adalah orang yang menyenangkan, dan untuk menunjukkan bahwa anda merasa nyaman dan percaya diri. Tak ada yang perlu dicemaskan.

3. Membaca bahasa tubuh. Apakah orang tersebut terlihat bisa didekati? Apakah dia kelihatannya tertarik pada anda? Mulai saat anda melihat seseorang yang ingin anda rayu, anda harus membaca bahasa tubuhnya. Setelah anda benar-benar merayu orang tersebut, bahasa tubuh seringkali merupakan satu-satunya cara untuk mengetahui apakah orang tersebut benar-benar tertarik dengan anda. Banyak di antara kita memiliki kemampuan alami untuk membaca bahasa tubuh, tapi sangat gampang untuk salah membaca tanda-tandanya, jadi berhati-hatilah dan pelan-pelan saja. Jika anda melihat tanda yang mengindikasikan orang tersebut tertarik dengan anda, lihat tanda lainnya yang mempertegas hal itu.

4. Lakukan kontak mata, tapi tidak lebih dari satu atau beberapa saat. Hanya menatapnya dengan cepat, tersenyum dengan mata anda, kemudian perlahan berpaling. Jika anda melihat dan memperhatikan orang itu menatap mata anda, mereka mungkin tertarik untuk sedikit dirayu.

5. Mulai percakapan dengan orang yang anda suka. Jika anda belum mengenal mereka, mulai saja percakapan kecil. Mungkin cara terbaik untuk memulai percakapan adalah memulai pengamatan sederhana dan memberikan pertanyaan seputar situasi yang ada. Anda hanya mengundang orang tersebut untuk berbicara dengan anda. Jika orang tersebut merespon dengan ramah, lanjutkan percakapan. Jika orang itu tidak merespon atau tidak tertarik, dia mungkin tidak tertarik saling merayu dengan anda. Pada awal pembicaraan, jangan berbicara tentang hal pribadi. Bicarakan tentang lingkungan sekitar, tapi jangan berbicara banyak tentang diri anda sendiri dan jangan menanyakan pertanyaan pribadi.

6. Secara bertahap berikan informasi tentang diri anda secara timbal balik. Jika percakapan kecil berjalan dengan baik, lanjutkan membagikan sedikit informasi tentang diri anda, hanya sesuatu yang kecil misalnya pekerjaan anda atau pendapat anda tentang acara tersebut. Pada titik tertentu, tentu saja anda ingin memperkenalkan diri dan mudah-mudahan mendapatkan nama orang yang anda ajak bicara tersebut. Kunci saling berbagi informasi ialah bahwa anda berdua secara bertahap terbuka. Bergiliran berbicara, dan setiap kali dia memberikan informasi tentang dirinya, anda pula memberikan informasi tentang diri anda, dan mungkin sedikit memberikan informasi lebih dari yang diberikannya. Misalnya jika dia mengatakan bahwa dia mengambil kuliah malam, anda bisa mengungkapkan bahwa anda juga mengambil kuliah malam, kemudian lanjutkan dengan mata kuliah yang paling anda suka. Hal ini mengundang dia untuk mengungkapkan informasi lebih lanjut tentang dirinya. Dengan cara ini, keintiman percakapan meningkat dari waktu ke waktu. Jangan berbagi informasi tentang diri anda terlalu cepat, dan jangan membuat orang itu melakukan hal yang sama.

7. Berikan perhatian anda sepenuhnya. Menertawakan gurauannya, mendengarkan kisahnya, dan tidak teralihkan oleh apa yang terjadi di sekitar anda. Lebih penting terlihat tertarik daripada menarik, dan jangan menjadi pusat percakapan. Menjadi pendengar yang baik jauh lebih penting untuk merayu daripada bersikap pintar.

8. Gunakan bahasa tubuh untuk mengisyaratkan niat romantis anda. Jika semuanya berjalan lancar, anda mungkin ingin mencoba memberikan sentuhan. Sentuhlah bagian lengannya dengan lembut ketika berbicara, atau lebih tegas lagi memegang tangan orang tersebut saat anda menyebrang jalan, atau sewaktu berjalan ke kursi atau meja, bawa ia dengan memegang lembut tangannya. Melakukan sentuhan dengan cara ini akan membantu memecahkan rintangan "ruang pribadi". Perhatikan bendera merah, karena ada beberapa orang yang punya masalah dengan "ruang pribadi" ini dan tentu saja anda tidak ingin membuat mereka merasa tidak nyaman. Sentuhan dengan tangan dingin secara tidak sadar akan membuat orang tersebut menganggap anda kaku. Ingatlah bahwa merayu itu identik dengan kehangatan tubuh. Secara umum, perempuan bisa melakukan sentuhan lebih cepat dalam suatu percakapan daripada pria. Banyak perempuan merasa sedikit terancam ketika seorang pria yang baru ditemuinya memasuki ruang pribadi mereka, sedangkan kebanyakan pria lebih terbuka untuk disentuh. Dalam kasus apapun, lanjutkan dengan hati-hati, dan mundur jika mendapatkan sinyal negatif atau sinyal perpaduannya dari orang tersebut.

9. Tutup kesepakatannya. Kebanyakan rayuan merupakan kesenangan yang tidak berbahaya, meskipun saat ini atau nanti anda akan bertemu seseorang yang ingin anda temui lagi dan menurut anda ia pun ingin bertemu dengan anda lagi. Meskipun demikian, merayu adalah sejenis ritual hubungan, suatu cara untuk bertemu calon pasangan, mungkin calon istri atau suami anda. Meskipun begitu, jangan khawatir tentang rencana pernikahan, mulailah dengan mendapatkan nomor teleponnya. Untuk kebanyakan orang, ini merupakan bagian tersulitnya, karena anda harus benar-benar memperlihatkan maksud anda, dan dengan melakukannya anda memiliki resiko penolakan. Beranikan diri anda. Katakan padanya bahwa anda ingin bertemu lagi dengannya, dan mintalah nomor teleponnya, jika rasanya boleh, cobalah untuk mengatur tanggal kencan. Jika orang tersebut tidak tertarik, jangan dipikirkan. Akan selalu ada pria atau wanita yang ingin dirayu.

Sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar