Pages

Banner 468 x 60px

Gadis Remaja Sering Jadi Korban Seksual Kekasihnya

0 komentar
 

Sebuah kampanye yang dikemas dalam iklan menyebutkan satu dari tiga gadis remaja menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan kekasihnya. Bahkan para korban dikhawatirkan tidak menyadari kejahatan yang mereka terima karena terlalu takut dan malu untuk berbicara.

Para ahli menuding, kekerasan seksual pada remaja dipicu dari acara yang berbau pornografi di televisi, film, atau internet yang memberikan pesan-pesan provokatif. Untuk itu, pemerintah meluncurkan kampanye tersebut untuk membendung gelombang kekerasan.

Iklan ini merupakan yang pertama kalinya untuk menghadapi kaum remaja yang menghadapi realita ancaman perkosaan, Senin (5/3).

Para menteri percaya, sejumlah kaum muda mendefinisikan persetujuan seksual dengan sangat longgar. Penelitian telah menunjukkan, beberapa pria berpikir perempuan harus berhubungan seks dengan mereka jika banyak uang sudah dihabiskan untuk mereka.

Dan juru kampanye mengatakan, gadis remaja sering menerima pelecehan karena mereka tidak menyadari itu salah atau tidak tahu cara menghentikannya.

Berdasarkan penelitian dari NSPCC dan University of Bristol yang melibatkan 1.353 remaja, sepertiga dari perempuan berusia 13 sampai 17 tahun telah menjadi korban beberapa bentuk kekerasan seksual dari pasangannya. Dan hingga kini diperkirakan sebanyak 900.000 gadis remaja menjadi korban kejahatan seksual yang mungkin meninggalkan luka seumur hidup.

Penelitian lebih lanjut menemukan, pelecehan seksual tertinggi dilakukan saat berumur di bawah 18 tahun.

Kebanyakan remaja telah mengetahui pemerkosaan adalah salah, namun banyak yang tidak menyadari bahwa seks tanpa persetujuan merupakan kejahatan. Dengan adanya iklan kampanye tersebut, kaum muda didesak untuk memikirkan kembali pandangan mereka tentang perkosaan.

Iklan itu akan disiarkan di televisi, bioskop-bioskop, dan secara online. Dalam iklan tersebut ditampilkan hubungan remaja yang bermasalah, dengan adanya kekerasan dan seksualitas.

Di iklan tersebut memperlihatkan seorang gadis remaja tidak mau dipaksa melakukan hubungan seks dengan lelaki di sebuah pesta. Dan pihak yang berkampanye percaya iklan tersebut ikut bertanggung jawab terhadap pandangan yang menyimpang tentang kekerasan seksual di kalangan anak muda.

Wakil Perdana Menteri Nick Clegg mengatakan iklan ini menunjukkan bahwa perkosaan bukan serangan yang dilakukan orang asing."Kami ingin membawa masalah ini ke permukaan dan membuat pemuda berbicara tentang pentingnya persetujuan".

"Kampanye ini akan memberikan remaja fakta dan dukungan bagi mereka untuk mengenali penyalahgunaan dan menjalin hubungan yang sehat."(Dailymail/MEL)

Sumber

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar